bookmark_borderHari yang Dijanjikan

purple and orange tulips on white surface

Buyar! Pudar sudah impianku selama ini. Pernikahanku tak akan terjadi esok. Janji suci mempelai pria tidak akan kudengar indah dalam gema masjid nan gung. Tak ada lagi gaun gamis putih tulang indah berhias payet yang akan kukenakan. Tak akan ada jamuan makan besar-besaran. Tak akan ada sanak saudara dan karib kerabat yang bertandang. Tak akan ada rangkaian bunga harum semerbak di pelaminan kami esok.

Yang ada esok tinggal sekeping emas harapan. Bercahayakan jamrud dan permata keimanan. Menebarkan pesona ketaqwaan dan gemilangnya kembali kejayaan. Menyeru pada kesatuan pilar yang pernah runtuh. Namun kini janji itu pasti akan kembali utuh. Esok tumpah ruah insan yang merindu datang silih berganti. Perasaan itu sama. Rindu. Aku dapat melihat dengan mata hatiku. Aku dapat merasakannya lewat hati nuraniku. Kami sama-sama merindu.

Maka dengan segenap upaya, kami memikirkan cara untuk dapat bersatu. Sehingga perasaan kami pun dapat menyatu. Sama. Rindu. Bukan lagi hitungan hari. Tapi telah bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun kami telah merasakan hal yang sama. Rindu. Semakin tinggi pohon, maka angin yang menerpa akan semakin kencang. Begitu pula halnya yang terjadi pada kami.

Semakin gencar usaha dan cara yang kami lakukan dari hasil pemikiran kami. Maka semakin keras dan berat arus tentangan yang menghujat kami. Betapapun sakit derita dan isak tangis do’a kami lantuntan hanya pada Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan Do’a.

Halangan besar yang membentang, di depan kami selama ini, adalah peraturan. Panjang runtutannya. Tapi baiklah! Akan kumulai dengan aturan yang ada di kamarku. Bahwa tak akan kubiarkan dan ijinkan seorang pria asing masuk, tidur apalagi mengacak-acak kamarku. Wilayah privasiku. Aku tak pandang bulu. Tak peduli dia adalah pria asing dari Amerika alias bule maupun dari planet Namex bergelar maling.

Baca juga :

Kemudian kulanjutkan dengan aturan yang ada di rumah, lingkungan RT, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga pada aturan Negara. Aturan-aturan yang ada saat ini sungguh banyak. Tapi sayangnya, tidak banyak yang sesuai dengan kami. Jadi gerah sendiri. Bahkan seringkali Negara yang katanya melindungi hak warga negaranya malah menggencet kami dengan aturan yang dimotori oleh orang-orang tamak di kursi pemerintahan.

Telah lama sebenarnya kami memiliki aturan sendiri. Jangan pikir kami adalah insan egois yang hidup dalam individualisme. Aturan itu bukan datang dari keegoisan diri kami sebagai insan yang penuh kelemahan, kekhilafan, dan gelimang dosa. Datangnya berawal dari tuntunan suci yang telah digaungkan ratusan tahun lalu. Hingga wafatnya sosok panglima perang sejati yang menjadi revolusioner unggulan dipangkuan istri kesayangannya, Aisyah bin Abu Bakar.

Belum lagi bahwa aturan itu terlengkapi dengan riwayat yang senantiasa mengabadikan perkataan dan perbuatan sang suri tauladan insan segala insan dan jaman. Maka sungguh, aturan itu yang tak akan pernah berubah. Karena sumbernya terjaga kemurniannya. Seperti terjaganya kemurnian sumber mata air zamzam. Dan peruntukkannya pun tidak hanya untuk kami. Tapi juga bagimu, sahabat! Berita gembira yang kami nanti selama ini akhirnya terwujud. Berita itu datang seiring dengan sayup-sayup gema takbir adzan. Dari tetangga negeri seribu satu dongeng. Meskipun sayup-sayup, namun pasti.

Senja itu, hatiku berdesir. Jantungku tak henti-hentinya ikut bertakbir bersamaan degub debar yang bergelora. Kaki dan tanganku bergetar, dingin dan basah oleh keringat dingin. Ingin kusegera menarik gagang pintu kamarku. Lalu kuingin berlari menuju tempat pusat tersebarnya kabar agung itu. Mataku pun membasah karena bulir-bulir airmata. Yang hangat dan mulai dingin, mengering.

Penyesalan dan kesedihan tak berwujud sama sekali pada air mataku. Justru kebahagiaan yang tak terkiralah yang tengah kurasakan. Meskipun dengan jelas masih kurasakan. Gulungan kertas di tangan kiriku. Sedangkan tangan kananku masih basah karena kesibukannya menyeka air mata. Dengan pandangan yang kabur karena terganggu rintik derai air mata. Kumulai membaca untuk kesekian kalinya isi tulisan di carik-carik kertas itu. Hanya untukmu, sahabat!

Bacalah dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

17 Ramadhan 1436 Hijriyah
Di bumi Allah yang Maha Mulia
Assalamu’alaikum ya ukhti Rosyidah!

Hendaklah ada diantara kalian segolongan umat yang menyerukan kebajikan (Islam) dan melakukan amar makruf nahi munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.

Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah, sehingga mereka membunuh atau terbunuh, (sebagai) janji yang benar dari Allah dari dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan demikian itulah kemenangan yang agung.

Allahu Akbar! Allahu Akbar! Tsumma Allahu Akbar! Segala puji bagi Allah yang Maha Segala Maha. Sholawat serta salam senantiasa tercurah pada Rasulullah SAW, keluarga, dan sahabat beliau. Dalam suatu hadist riwayat Muslim, Nabi SAW pernah bersabda:

Bintang-bintang adalah penjaga langit. Jika bintang-bintang itu hilang maka terjadilah apa yang telah dijanjikan terhadap langit.

Aku (Muhammad SAW) adalah penjaga bagi para sahabatku. Jika aku pergi maka akan datang apa yang telah dijanjikan kepada mereka. Para sahabatku adalah penjaga bagi umatku. Jika para sahabatku hilang maka akan datang kepada umatku apa yang telah dijanjikan kepada mereka.

Tak bisa ana bayangkan lagi kebahagiaan yang akan kita gapai esok. Tak mampu ana ungkapkan semua kelakar tawa bahagia dalam do’a. Tak bisa dan tak mampu ana tuliskan semua tumpah ruah kebahagiaan di secarik kertas ini.

Untuk sebuah janji suci yang telah dinanti Kita senantiasa menghitung puing-puing kehancuran hati. Lewat sayatan luka bocah akibat serpihan peluru dan bom. Lewat isak tangis janda dan ibu yang kehilangan anak dan suaminya karena dentuman tank dan atom. Lewat suara jerit parau muslimah yang tak mampu mempertahankan kehormatannya karena aturan kaum yang ingkar. Lewat ribuan, puluhan ribu, dan jutaan raga yang merenggang nyawa di tangan kaum kufur. Jari kita tak cukup lagi untuk menghitung. Tangan kita tak bosan-bosannya menengadah dan memanjatkan do’a pada Allah. Hanya demi terwujudnya hari yang dinanti-nanti. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu seorang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan Engkau?” Allah berfirman,”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.” 3

Maka janji akan hari kala seorang pemimpin gambaran kitabullah dan as sunnah dambaan umat di angkat, hari dimana umat disatukan dengan ikatan yang kuat dan kokoh layaknya baja dan beton -ikatan aqidah, keimanan, dan ketaqwaan pada Allah- insya Allah segera kita songsong.

Kita ketahui sendiri. Bahwa perjalanan kita menuju hari yang dijanjikan ini tidaklah tanpa onak dan duri. Tertatih-tatih kita melangkahkan kaki. Berbuih busa mulut kita menyeru akan kabar agung yang telah dijanjikan ini. Berbalut kafan sudah beberapa sahabat kita dalam perjalanan ini. (Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mempertemukannya dengan kekasih-Nya dan orang-orang yang mereka cintai kelak di surga. Amin)

Hari ini, Hari yang sama kala kalamullah pertama kali didengungkan di goa Hira’ oleh Allah kepada yang terkasih baginda Muhammad SAW, dengan perantara Jibril, hari yang sama saat gaung kemerdekaan tanah kelahiran kita diproklamirkan (meskipun belum juga merdeka hingga hari ini).

Berat. Tapi inilah keputusan ana.

Hari ini ana memutuskan untuk menunda aqad nikah kita esok hari. Entah untuk berapa lama. Hari ini ana akan segera bertolak dari negeri jamrud khatulistiwa ini. Segera setelah ana selesaikan surat ini. Hari ini ana tak akan lagi menunda-nunda kepergian. Hari ini ana tak mampu lagi membendung kerinduan yang teramat. Karena hari ini, ba’da dhuhur tadi di rumah, telah ana dapati berita dari sahabat kita yang ada di seberang, Negara tetangga negeri Aladin. Bahwa telah diangkat seorang pemimpin yang berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian cintai dan mencintai kalian serta yang mendo’akan kalian dan yang kalian do’akan. Seburuk-buruk pemimpin kalian adalah yang kalian benci dan membenci kalian serta yang kalian laknat dan melaknat kalian (HR. Muslim)

Bahwa dengan kabar itu Islam akan kembali berjaya. Bahwa ana tak kuasa menanti tersentuhnya tanah kelahiran kita ini olehnya. Karena kita tak pernah tau kapan maut menjemput. Ana tak mau dinginnya kematian menyapa sebelum ana turut serta dalam barisan negeri baru yang terus menyeru itu.

Maaf, ukhti! Entah apa yang ukhti pikirkan saat membaca surat ini. Ana hanya ingin ukhit rela atas keputusan ini. Karena ana tidak yakin. Sangat tidak yakin bahwa jika kita –yang hanya berdua ini dan berharap terus melangsungkan prosesi sakral pendeklarasian janji suci/aqad nikah- mampu membayar lunas perih sayatan luka bocah kecil tanpa dosa, menghapus dukajanda para pejuang negeri yang dijanjikan, dan mengembalikan kehormatan jiwa kaum muslim. Tanpa luput dari incaran maut. Dan setiap umat mempunyai ajal/batas waktu. Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penangguhan atau percepatan sesaat pun.

Dengan menangguhkan aqad nikah kita, ana hanya memanjatkan do’a pada Allah. Semoga kita dipersatukan esok dalam kondisi yang terbaik. Dan jika pun waktu tak mampu menjadi saksi bisu kita, biarlah surga membuka pintu-pintunya untuk kita bertemu, karena Allah yang Maha Suci-lah saksi janji suci kita.

Tetaplah berdo’a, wahai ukhti!

Berdo’alah pada Allah dengan rendah hati dan suara yang lembut. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap.

Karena terwujudnya negeri yang dijanjikan bukanlah akhir dari perjalanan ini. Akan lebih besar tantangan dan ladang dakwah ke depan. Akan lebih ketat pengawasan dan penjagaan keamanan kaum kufur terhadap orang-orang yang menuju negeri terjanjikan. Ingatlah! Ana ada di antara mereka, sementara Allah senantiasa mendengar do’a hamba-Nya.

Sekarang terserang anti. Mau pilih tempat resepsi kita nanti di surga ataukah negari yang baru. Tapi ana harap anti tak terkecoh oleh keduanya. Karena sesungguhnya tujuan hidup kita adalah ridlo-Nya. Jazakillah khoiron katsir, ya ukhti Rosyidah! Wassalamu’alaikum ya mujahidah!

-Akhi Ahmad Mujahid-

Cukup sampai disinilah memang isi surat dari calon suamiku. Dia pergi meninggalkanku terlebih dahulu. Menuju negeri baru yang selama ini kami rindukan. Belahan jiwaku telah dibawanya serta menuju cahaya kemuliaan. Tergambar kini keindahan hidup di bawah naungan kepemimpinan dengan Islam. Karena memang tak ada kemuliaan hakiki tanpa kejayaan Islam. Sedangkan Islam selama ini tergeser dan di peti es-kan oleh kaum kafir penjajah. Penjajah pemikiran, penjajah ekonomi, penjajah SDA (sumber daya alam), penjajah pendidikan, penjajah budaya, dan penjajah dunia perpolotikan. Sehingga aturan-aturan yang notabene termaktum jelas dalam syari’at Islam tergantikan dengan aturan yang dibuat sendiri oleh para insan egois, individualis, kapitalis, sosialis, dan komunis. Para insan yang dijanjikan neraka jahanam. Sungguh tak layak kita ikut serta bersamanya.

Kini tak lagi kunanti terwujud dan hadirnya kepemimpinan Islam. Karena hari ini, akan terbayar lunas derita para muslim selama puluhan tahun.

Terbayang jelas di pelupuk mataku. Kesejahteraan hidup bersama Islam yang berjaya di masa Rasulullah SAW, masa khulafaur rosyidin, juga masa kemakmuran rakyat di tangan kholifah Umar bin Abdul Aziz (hingga tak ada kemiskinan dan dijuliki sebagai khulafaur rasyidin kelima). Semakin lugas dan bukan utopis. Karena aku tak perlu lagi mengimajinasikannya hanya dengan membaca dibuku-buku pelajaran Agama Islam-ku sejak sekolah dasar dulu.

Baca juga :

Segera ku sambut datangnya hari yang dijanjikan itu. Dan aku tak mau pergi sendiri dengan hanya membawa impian. Karena kabar ini terlalu berharga untuk kusimpan sendiri. Kamulah yang akan menjadi teman seperjalananku, sahabat! Orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain. Mereka melakukan amar makruf nahi munkar.

Ayo berkemas! Umat telah menanti kita. Dentum peluru dan atom kaum kafir belum juga reda. Jilbab (baju gamis/jubah/kurung) dan kerudung (yang menurupi dada) belum juga melekat di tubuh merdeka muslimah. Konspirasi media massa belum juga puas memojokkanIslam. Tanah subur bertabur tanaman dan minyak bumi belum juga kita kuasai kembali. Logam mulia beserta keindahan samudera belum juga tersentuh kemuliaan Islam lagi. Rentetan perjanjian dusta belum juga terelakkan. Jika bukan dia, aku, dan kamu, lalu siapa lagi yang akan memperjuangkannya?!?

Ingatlah bahwa jika kalian menolong agama Allah, Allah pasti akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian. 7 Mati syahid, atau hidup mulia, sahabat? Terserah padamu. Yang penting ridlo Allah di tangan kita. (^_^) -she-

————————————————
Catatan kaki:
1. TQS Ali Imran (3) ayat 104
2. TQS At Taubah (9) ayat 111
3. TQS Al Baqarah (2) ayat 30
4. TQS Al A’raf (7) ayat 34
5. TQS Al A’raf (7) ayat 55-56
6. TQS At Taubah (9) ayat 71
7. TQS Muhammad (47) ayat 7

bookmark_borderMengatasi HP Android Cepat Panas

Tips jitu atasi Hp Android Cepat panas – Mungkin teman-teman sering bertanya-tanya mengapa Hp Android saya cepat panas saat bermain Game? Saat di kantong celana atau di charger dan lain-lain.

Tips Cara Jitu Mengatasi Hp Android Cepat Panas

Hal ini wajar saja sering terjadi bukan karena di sebabnya oleh jeleknya kualitas smartphone android, namun oleh kanerja handpone itu sendiri. Bahkan pemilih android dengan harga yang mahal sekalipun banyak juga yang mengeluh mengalami kepanasan yang berlebih.

Baca juga : Download Aplikasi Android Terbaik & Terbaru dengan 9Apps

Bagaimanapun penyebabnya, masalah seperti ini tidak boleh dianggap remeh jika terlalu lama di biarkan panas yang berlebihan maka akan menimbulkan kerusakan pada baterai atau bahkan dapat merusak perangkat itu sendiri.

Maka dari itu anda harus menghindari gejala panas pada smartphone yang berlebihan bila ingin pada prangkat smartphone berumur panjang. Nah pada kesempatan kali ini Mas BOY akan membahas Tips jitu atasi Hp Android Cepat panas.

Tips Jitu Atasi Hp Android Cepat panas

  •  Menggunakan Smartphone terlalu berlebihan

Menggunakan smarthpone secara terus menerus akan mengakibatkan smarthpone kamu cepat panas, misalnya Streaming video , Chatting, Main Game yang dilakukan terus menerus.

Jadi matikan data internet smarthpone kamu dan istirahatkan smarthpone kamu beberapa saat sehingga perlahan-lahan panasnya hilang.

  • Berlebihan Instalasi Aplikasi

Android memang jutaan aplikasi yang tersedia di Play store maupun yang geratis dan berbayar, dan berbagi fitur menarik dan kebutuhan yang beragam sehingga kiata tertarik untuk menginstal sehingga tidak memperdulikan kapasitas smartphone kita.

Jika kita terlalu banyak menginstal aplikasi menyebabkan Memori cepat penuh dan kenerja smarthpone anda semakin lelet hal tersebut dikernakan CPU akan berkerja lebih extra dari pada biyasanya. Jadi solusi tersebut Instalasi aplikasi yang di gunakan saja yang tidak perlu mending di hapus saja.

Baca juga : cara menghemat baterai hp android dan iphone

  • Tidak Menutup Aplikasi yang Telah digunakan

Mungkin teman-teman tidak sadar aplikasi yang berjalan di belakang layar, biyasanya kita menggunakan aplikasi tidak langsung menutupnya atau keluar. Hal itu akan menguras kapasitas RAM sehingga kanerja smarthphone terasa lemot dan cepat panas

Solusinya tutup aplikasi yang telah digunakan agar kapasitas RAM semakin lega dan ruang banyak ,Untuk menglihat aplikasi yang sedang berjalan pergike setting – aplikasi – kemudian geser ke tab “sedang berjalan” lalu hentikan aplikasi yang tidak di perlukan.

  • Jangan Di Pakai ketika Di Cas

Jika kita menggunakan hp kita ketika di cas dapat menyebabkan hp anda cepat panas, hal itu di sebabnya keluar masuknya arus daya listrik yang kurang setabil.

Hal ini juga menyebabkan kenerja hp anda semakin menurun dan akan mengakibatkan batre anda menggelembung dan terjadi kebocoran.

  • Kondisi Ruangan

Kondisi ruangan dapat juga berpengaruh terhadap suhu smartphone kita Yang pertama  ruangan atau lingkungan dengan suhu yang terlalu panas, menggunakan smartphone kita di bawah terik mata hari itu akan menyebabkan Hp anda cepat panas , hindari dari terik matahari dan suhu yang panas agar Hp anda tidak terjadi kepanasan.

  • Matikan Fitur yang tidak di perlukan

Terkadang kita lalai mematikan beberapa fitur yang baru saja di gunakan di smartphone kita seperti Bluetooth, Wi-Fi, GPS dan lain sebagainya.

Hal tersebut akan membuat hp anda akan cepat panas di karnakan smartphone anda akan mencari jaringan Bluetooth, Wi-fi atau pun GPS secara terus menerus jadi matikan jika tidak di perlukan lagi.

  • Kualitas baterai smartphone anda

Baterai sangatlah penting pada smartphone kita, pengguna baterai yang tidak cocok atau pun sudah rusak dapat membuat kinerja hp kita tidak setabil sehingga membuat hp semakin panas, jadi gunakan tipe baterai sesuai smartphone anda.

Lihat juga : cara cek nomor indosat

Perlu sobat ketahui ada beberapa smartphone android ketika di gunakan sebentar saja akan terasa panas itu hal memang dari vendornya yang di sebabkan spesifikasi yang terlalu rendah.

Demikianlah tips jitu atasi Hp Android Cepat panas bila trik di atas tidak berfungsi mungkin langsung saja di bawa ke servis hp mungkin ada kerusakan di bagia hardware. Bila ada kekurangan selebihnya saya mohon maaf semoga bermanfaat.

bookmark_borderDownload Aplikasi Android Terbaik & Terbaru dengan 9Apps

Aplikasi Android  9Apps  – Bagi sobat pengguna Android pasti tau dengan yang namanya Google Play Store bukan….

Google Play Store adalah layanan yang di bangun oleh Google untuk para pengguna Android.

Aplikasi 9Apps terbaru
Download Aplikasi Android Terbaik

Bukan hanya Goole Play Store saja yang popular dikalangan Android, Bahkan sekarang telah banyak di bicarakan dikalangan pengguna Android tentang aplikasi 9Apps, aplikasi 9Apps sangat mudah di gunakan dan simple  kita tidak perlu mendaftar dengan email saat membukak aplikasi tersebut  atau dengan login dulu, aplikasi 9App tinggal kita instal langsung bukak aplikasinya tanpa kita mendaftar dengan email.Mengunakan Google Play Store untuk membuakak aplikasi kita harus daftar dulu dengan email.

Baca juga : Download background ppt hd+

9Apps adalah toko aplikasi yang tidak hanya menyediakan cara baru untuk mendapatkan aplikasi dan game android  gratis. 9Apps menawarkan untuk mendownload aplikasi berkualitas dengan cepat dan hemat data. Dengan kapasitas instalasi kurang lebih dari 1MB, aplikasi 9Apps menghemat penyimpan untuk perangkat smartphone sobat.

Layanan 9Apps ini ibaratkan sebuah pasar yang didalamnya berisi kumpulan aplikasi dan game Android baik yang itu geratis maupun berbayar. Jadi dalam 9Apps ini pengguna perangkat android bisa bebas mendapatkan aplikasi dan game Android tentunya lebih mudah dan aman. Para developer aplikasi pun bisa mengunggah hasil karya ke 9Apps agar di lihat dan digunakan oleh seluruh pengguna perangkat android di seluruh dunia termaksud Indonesia. Untuk lebih jelasnya sobat liat cuplikan gambar aplikasinya di bawah ini.

9Apps Halaman Home dan Game
9Apps Halaman Home dan Game

Untuk Versi terbaru dari 9Apps akan memberikan pengalaman mobile gaming  terbaik dengan hadirnya berbagai game eksklusif termasuk War of Angles dan Poke Mon Go, pengguna juga akan mendapatkan kebebasan untuk memainkan game yang mereka ingginkan tampa terhalang regional lockout. 9Apps juga mengumumkan fase kedua kampanye game War of Angles , sebuah game Actoin RPG sosial dengan grafis bergaya korea-jepang yang akan membawak pemain kedalam pertualangan seru di lebihi dari 150 level sangat menarik bukan.

9Apps Halaman Aplikasi dan Hadiah
9Apps Halaman Aplikasi dan Hadiah

Untuk mendownload aplikasinya KLIK DISINI

Untuk keunggulan Aplikasi 9Apps di bawa ini :

  1. Banyak aplikasi dan game yang tersedia di 9Apps
  2. Proses download jauh lebih cepat dan hemat kuota data
  3. Aplikasi dan game yang ada berdasarkan rekomendasi professional
  4. Tampilan antarmukan yang menarik dan mudah bagi pengunanya
  5. Ukuran file aplikasi kecil dan ringan dijalankan

Baca juga : Mengukur kecepatan internet dengan aplikasi

Mungkin itu saja penjelasan dari kami tentang artikel Tempat Download Aplikasi Android Terbaik Dengan Aplikasi 9Apps Terbaru. Sobat langsung saja mencoba aplikasi tersebut, lebih baiknya dikala kita mencoba sesuatu yang baru.  Mudah – mudahan artikel ini bermanfaat bagi para pembaca, jangan lupa baca juga artikel kami di bawah ini.